Tematema karya seni rupa pada zaman dahulu hanya terbatas tema-tema keagamaan. Misalnya relief candi budha menceritakan kehidupan shidarta gautama dan candi hindu. Pengertian nilai estetis karya seni rupa . Di Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), estetis diartikan sebagai berikut . Mengenai keindahan, Menyangkut apresiasi keindahan (alam
– Adjarian, dalam penerapan seni rupa murni terdapat sudut pandang yang berbeda-beda antarsenimannya. Nah perbedaan sudut pandang ini bisa dipengaruhi oleh beberapa sebab, yaitu waktu, suasana, dan geografis. Kali ini kita akan membahas mengenai tema pada seni rupa murni yang merupakan materi seni budaya kelas 9 SMP bab 1. Baca Juga Jenis-Jenis Karya Seni Grafis Berdasarkan Teknik Pembuatannya Tema merupakan ide, gagasan, atau pokok pikiran yang ada di dalam sebuah karya seni. Tujuan penciptaan karya bisa kita pahami dari tema yang ada pada karya seni rupa murni tersebut. Apa sajakah tema pada karya seni rupa murni? Yuk, kita simak penjelasannya berikut ini! “Tema dalam sebuah karya seni ruma murni bisa menyampaikan tujuan penciptaan karya seni.”
Pengertian tema dalam karya seni rupa adalah gagasan, konsep, atau topik sentral yang ingin disampaikan oleh seniman melalui karyanya. Tema dapat berupa apa saja, mulai dari kisah personal hingga isu sosial atau politik yang lebih luas. Tema dapat ditunjukkan melalui berbagai elemen seni rupa, seperti warna, bentuk, komposisi, dan medium yang digunakan. Misalnya, tema dalam sebuah lukisan dapat berupa keindahan alam, kesedihan, atau politik. Tema dapat membantu memandu seniman dalam menciptakan karya seni rupa yang memiliki fokus yang jelas dan memberikan kesan yang mendalam pada penontonnya. Dalam beberapa kasus, tema juga dapat membantu seniman dalam memilih teknik atau medium yang tepat untuk mengekspresikan ide-ide mereka secara efektif. Jenis Tema Dalam Karya Seni Rupa Berikut adalah beberapa jenis tema dalam karya seni rupa. Tema keindahan alam. Tema ini mencakup gambaran tentang keindahan alam, seperti pemandangan pegunungan, laut, atau hutan. Seniman sering menggunakan warna-warna alami dan bentuk-bentuk organik untuk mengekspresikan tema ini. Tema manusia. Tema manusia dapat mencakup gambaran tentang kehidupan sehari-hari, kisah personal, atau isu-isu sosial dan politik yang melibatkan manusia. Seniman dapat menggunakan berbagai teknik dan medium untuk mengekspresikan tema ini, seperti lukisan, patung, atau karya seni instalasi. Tema abstrak. Tema abstrak melibatkan penggunaan bentuk dan warna yang tidak merepresentasikan objek atau gambaran nyata. Tema ini seringkali digunakan untuk mengekspresikan emosi, perasaan, atau konsep-konsep yang lebih abstrak. Tema sejarah. Tema sejarah melibatkan gambaran tentang peristiwa sejarah atau budaya tertentu. Seniman dapat menggunakan medium dan teknik tertentu untuk mengekspresikan tema ini, seperti melalui lukisan realistis atau patung yang menggambarkan tokoh sejarah. Tema agama. Tema agama mencakup gambaran tentang keyakinan dan praktik keagamaan. Seniman dapat menggunakan medium dan teknik tertentu untuk mengekspresikan tema ini, seperti melalui seni kaligrafi atau patung-patung religius. Tema fantasi. Tema fantasi melibatkan penggunaan imajinasi dan fantasi untuk menciptakan karya seni rupa yang tidak realistis. Seniman dapat menggunakan medium dan teknik tertentu untuk mengekspresikan tema ini, seperti melalui seni digital atau seni graffiti. Tema keindahan manusia. Tema ini mencakup gambaran tentang keindahan fisik manusia atau kecantikan yang lain, seperti keindahan dalam seni tari atau seni musik. Seniman dapat menggunakan medium dan teknik tertentu untuk mengekspresikan tema ini, seperti melalui lukisan realistis atau patung manusia. Baca Juga Sudut Deklinasi Pengertian Hingga Contoh Penggunaan Teknik Menggambar Berikut adalah beberapa teknik menggambar yang umum digunakan dalam seni rupa. Pensil. Teknik pensil sering digunakan untuk menggambar sketsa, garis dan bayangan. Pensil biasanya memiliki derajat kekerasan yang berbeda, mulai dari 2H lebih keras hingga 8B lebih lembut. Tinta. Teknik tinta sering digunakan untuk menggambar garis tebal, halus dan detail. Tinta dapat digunakan dalam bentuk pena atau kuas. Cat air. Teknik cat air sering digunakan untuk menggambar adegan alam atau benda dengan efek transparan dan gradasi warna yang halus. Cat minyak. Teknik cat minyak sering digunakan untuk menggambar lukisan realistis dengan detail dan kaya akan warna. Cat minyak membutuhkan waktu lama untuk mengering dan memerlukan pelarut tertentu. Pastel. Teknik pastel sering digunakan untuk menghasilkan efek warna yang lembut, baik pada media kertas maupun kanvas. Pastel tersedia dalam bentuk stick atau pensil. Batik. Teknik batik biasanya digunakan pada kain, dengan cara melukis pola pada kain yang diberi lilin sebagai penghalang agar cat tidak meresap ke seluruh kain. Setelah itu kain dicelupkan ke dalam pewarna, dan kemudian lilin dihilangkan untuk mengungkapkan pola yang dibuat. Grafiti. Teknik graffiti biasanya digunakan untuk membuat mural besar di dinding atau bangunan dengan spray cat. Sketsa digital. Teknik sketsa digital digunakan untuk membuat sketsa atau ilustrasi dengan menggunakan perangkat lunak komputer atau tablet. Setiap teknik menggambar memiliki karakteristik dan keunikan masing-masing, dan dapat digunakan untuk menciptakan berbagai jenis karya seni rupa. Baca Juga 7 Tempat Wisata Populer Di Bandung
Adajuga yang mengatakan pengertian seni rupa adalah cabang kesenian yang menghasilkan suat karya yang dapat dinikmati oleh masyarakat secara umum karena dapat memiliki bentuk dan wujud nyata dan dapat dilihat. Dengan kata lain, fine art merupakan suatu karya seni yang fokus pada keindahan visual dan juga sentuhan.
Ilustrasi seni pahat. Foto iStockJelaskan pengertian tema dan fungsi dalam karya seni rupa tiga dimensi dan berikan contohnya! Untuk menjawab pertanyaan ini, perlu diketahui terlebih dahulu apa itu karya seni rupa tiga dimensi. Karya seni rupa tiga dimensi adalah bentuk karya seni rupa yang memiliki ukuran panjang, lebar, dan ketebalan atau ketinggian serta dapat dilihat dari berbagai arah, seperti seni patung, seni pahat, dan sebagainya. Untuk mengetahui lebih jelas, simak pembahasan dan Tema Karya Seni Rupa Tiga DimensiIlustrasi salah satu contoh karya seni rupa tiga dimensi. Foto iStockPengertian karya seni rupa tiga dimensi merupakan karya seni rupa yang dibatasi dengan tiga sisi, yaitu sisi panjang, sisi lebar, dan tinggi atau dalam artian yang memilki volume dan ada di dalam sebuah ruang. Unsur-unsur yang ada di dalam seni rupa tiga dimensi, yaitu Mempunyai panjang, lebar, dan dilihat dari segala sudut dalam karya seni rupa tiga dimensi yang dipilih akan terpengaruh pada waktu dan keadaan ketika karya diciptakan. Sebab, inspirasi para seniman umumnya berasal dari kondisi masyarakat dan situasi seni rupa tiga dimensi ada bermacam-macam, mulai dari tema keagamaan, sosial, kemanusiaan, dunia, binatang, alam, perjuangan, peperangan, menari, dunia anak, dan Karya Seni Rupa Tiga DimensiIlustrasi batik sebagai salah satu seni rupa murni. Foto iStockBerdasarkan fungsinya, karya seni rupa dibagi menjadi dua macam, yaitu yaitu seni rupa murni dan seni rupa terapan. Seni rupa murni merupakan karya seni yang tercipta bebas dengan fungsi yang lebih mengutamakan keindahan dari pada fungsional, sebagai kepuasan pandangan mata saja dan biasanya sering digunakan hanya sebagai pajangan atau rupa terapan merupakan karya seni yang tidak hanya sebagai pajangan rumah saja, tapi juga berfungsi untuk membantu kehidupan manusia. Seni rupa terapan lebih mengutamakan kegunaan dibandingkan Karya Seni Rupa Tiga DimensiSalah satu contoh karya seni rupa tiga dimensi adalah batik. Foto iStockBerikut ini contoh karya seni rupa tiga dimensi yang biasa ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Kriya merupakan karya seni yang menggunakan keterampilan tangan dan memperhatikan segi kebutuhan fisik dan segi keindahan. Karya seni kriya termasuk sebagai karya seni rupa terapan nusantara. Jenis-jenis karya seni kriya adalah seni kriya kayu, seni kriya tekstil, seni kriya keramik, seni kriya logam, seni kriya kulit, dan seni kriya batu. Contohnya adalah kursi, meja, wayang, kain tenun, dan lain sebagainya. Salah satu seni rupa tiga dimensi yang paling terkenal adalah seni patung. Hingga kini, seni patung semakin berkembang lebih baik dan memiliki nilai seni yang tinggi. Patung biasa dibuat dengan media batu, kayu, logam, dan dapat dilihat dari segala arah mata memandang. Patung mempunyai panjang, lebar dan tinggi dan terbuat dari benda padat dan lunak. Beberapa contoh dari seni patung adalah sebagai Bosse, bentuk patung yang mampu berdiri sendiri, tidak ada bantuan di sebelah kanan dan kirinya. Patung ini biasanya selalu menempel pada salah satu bentuk patung yang menempel pada permukaan dinding. Biasanya relief ini menggambarkan sebuah adegan dari cerita. Salah satu contoh relief dapat dilihat di Candi Shiwa dan Candi Brahma di kompleks Candi Prambanan yang berisi rangkaian adegan cabang seni yang bersifat tradisional sampai kontemporer atau perkembangan seni yang terkena dampak modernisasi. Seni keramik mempunyai fungsi antara lain sebagai kerajinan dengan menggunakan bahan utama dari tanah liat yang harus melalai proses dipijir, butsir, pilin sampai pembakaran dan glasir.
MenurutSastra Indonesia telah menyatakan bahwa Tema adalah salah satu ide pokok yang memiliki gagasan dengan persoalan yang akan di gunakan sebagai landasan dalam membuat cerita. Menurut Kamus Populer telah menyatakan bahwa Tema adalah salah satu dari pokok pemiikiran dari persoalan yang akan dijabarkan pada sebuah karangan.
Web server is down Error code 521 2023-06-16 070406 UTC What happened? The web server is not returning a connection. As a result, the web page is not displaying. What can I do? If you are a visitor of this website Please try again in a few minutes. If you are the owner of this website Contact your hosting provider letting them know your web server is not responding. Additional troubleshooting information. Cloudflare Ray ID 7d8132618d0db754 • Your IP • Performance & security by CloudflareMasalahpokok atau tema dikenal sebagai subject matter seni. Misalnya tema dapat bersumber dari realitas internal dan realitas eksternal. Realitas internal seperti harapan, cita-cita, emosi, nalar, intuisi, gairah, khayal, kepribadian seorang perupa ruang diekspresikan melalui karya seni.
Ilustrasi karya seni rupa tiga dimensi. Sumber rupa tiga dimensi adalah karya seni yang mempunyai tiga unsur, yaitu panjang, lebar, dan tinggi. Contoh karya seni rupa tiga dimensi adalah seni patung, seni arsitektur, seni kriya/kerajinan, seni keramik, dan setiap karya seni tentu ada tema yang mewakilinya. Bahkan sebelum karya seni tersebut dibuat, tema merupakan hal pokok yang harus ditentukan terlebih dahulu oleh seniman. Dikutip dari buku Pendidikan Seni rupa kelas 3 SMP oleh Yoyok RM, pengertian tema dalam karya seni rupa tiga dimensi adalah gagasan, ide, ataupun isi yang terkandung di seseorang bisa memahami tema dalam karya seni rupa, ia akan mengetahui tujuan diciptakannya karya tersebut. Dan sebagai produk budaya, tema karya seni rupa tiga dimensi tidak bisa lepas dari pengaruh sekitar. Tema yang dipilih tentu saja akan terpengaruh pada waktu dan keadaan ketika karya diciptakan. Sebab, inspirasi para seniman umumnya berasal dari kondisi masyarakat dan situasi seni rupa ada bermacam-macam, mulai dari tema keagamaan, sosial, kemanusiaan, dunia, binatang, alam, perjuangan, peperangan, menari, dunia anak, dan seni rupa tiga dimensi dengan fungsi pakai. Sumber Seni Rupa Tiga DimensiBerdasarkan fungsinya, karya seni rupa tiga dimensi dapat dibedakan menjadi dua macam. Pertama, karya yang memiliki fungsi pakai seni rupa terapan/applied art seperti meja kursi ukir, lemari ukir, atau dekorasi manten. Lalu, karya yang memiliki fungsi sekedar ekspresi saja seni rupa murni/pure art seperti karya seni patung, gerabah, dan sebagainya. Karya seni rupa tiga dimensi sebagai benda pakai memiliki fungsi praktis karena dibuat dengan mempertimbangkan kegunaannya. Sedangkan karya seni rupa tiga dimensi sebagai benda hiasan memiliki fungsi aestetis dengan mempertimbangkan penampilan dan seni rupa tiga dimensiMengutip buku Tanah liat putih Tangor oleh Ferry Abdul Jaham, keramik adalah semua barang/bahan yang dibuat dari bahan tanah/batuan silikat melalui pembakaran. Contoh seni keramik adalah piring, vas bunga, gelas, dan dari Kamus Besar Bahasa Indonesia, topeng merupakan penutup muka dari kayu, kertas, dan sebagainya yang menyerupai muka seseorang, binatang, dan sebagainya. Biasanya, topeng dipakai untuk mengiringi musik kesenian daerah. Mengutip buku Kerajinan Tangan & Kesenian SD 2 oleh Dedi Nurhadiat, anyaman adalah susunan pita atau tali yang diatur secara tumpang tindih. Benda yang biasa digunakan sebagai bahan untuk menganyam adalah rambut, tali, dan pita. Contoh seni anyaman adalah kipas dari bambu, kulit ketupat dari daun kelapa, kursi dari rotan, dan buku Kriya Kayu Tradisional oleh Martono, kriya adalah sebuah karya seni yang dibuat menggunakan keterampilan tangan hand skill serta memperhatikan segi fungsional kebutuhan fisik dan keindahan kebutuhan emosional/rasa. Contoh karya seni kriya adalah patung, meja dan kursi ukir.
Pengertiandan Contoh Simbol Karya Seni Rupa 3 Dimensi.
Menurut kegunaannya, karya seni rupa dibedakan menjadi dua, yaitu seni rupa terapan dan seni rupa murni. Seni rupa terapan mengutamakan fungsi pakaiannya selain juga dinikmati segi keindahaan bentuknya. Sedangkan seni rupa murni mengutamakan fungsi keindahan. Seni rupa murni adalah seni yang diciptakan tanpa mempertimbangkan fungsinya tetapi untuk dinikmati keindahannya. Seni rupa murni lebih bebas dan biasanya memiliki nilai estetika yang tinggi. Fungsinya hanya sebagai pajangan dan tidak dapat digunakan untuk mempermudah hidup kita. Contoh seni rupa murni adalah lukisan, kaligrafi, dan patung. Karya seni rupa murni sering ditemukan di museum seni atau di dalam bangunan sebagai pajangan atau penghias ruangan. Tema adalah gagasan, ide atau pokok pikiran yang ada di dalam sebuah karya seni baik dalam bentuk karya seni rupa dua dimensi maupun seni rupa tiga dimensi. Dengan memahami tema yang ada pada karya seni rupa murni kita dapat memahami tujuan penciptaan karya seni rupa tersebut. Tema-tema yang digunakan didalam seni karya rupa selalu dipengaruhi oleh waktu dan keadaan saat lukisan tersebut diciptakan. Misalnya saja tema-tema karya seni rupa pada zaman dahulu hanya terbatas tema-tema keagamaan. Misalnya relief candi budha menceritakan kehidupan Shidarta Gautama dan candi hindu mengangkat tema Ramayana dan Mahabarata. Pada jaman kemerdekaan tema lukisan dipengaruhi semangat kemerdekaan. Beberapa tema didalam pembuatan karya seni rupa murni antara lain sebagai berikut. Seni RupaGambar Antara Manusia Dengan Dirinya Para seniman juga tak jarang menjadikan dirinya sendiri sebagai tema atau objek dalam karyanya. Seni rupa merupakan salah satu media yang dapat digunakan untuk menuangkan gagasan atau ide dari seseorang. Didalam pengungkapannya tersebut kadang seseorang menggunakan potret dirinya sendiri sebagai objek lukisannya. Lukisan tersebut menampilkan jati diri mereka dalam perpaduan warna yang unik. Seperti pelukis Raden Saleh, Basuki Abdullah, Affandi, S. Sudjojono, dan Vincent van Gogh. Antara Manusia Dengan Manusia Lain Seorang perupa kadangkala dalam mengekspresikan cita rasa keindahan menggunakan objek orang yang ada di sekitarnya. Hubungan seseorang dengan orang lain bisa memberikan ide atau gagasan dalam mengahsilkan karya seni. Seperti istrinya, anak-anaknya, orangtua, saudara, teman, tetangga, kekasih, sahabat, atau orang-orang yang ada dalam pikirannya. Dalam menghasilkan karya berdasarkan hubungan dengan manusia lain, sosok yang ada dalam lukisan atau menjadi tema dari karya mereka bisa juga hanya merupakan sosok yang ada dalam pikiran mereka. Antara Manusia Dengan Alam Sekitar Alam sekitar merupakan faktor yang sangat mempengaruhi seorang seniman dalam mengahsilkan karya. Alam sekitar seperti pemandangan sawah, sungai, pohon, bunga, pegunungan, hewan peliharaan, gunung, laut, hutan, perkampungan, perkotaan, binatang dan sebagainya dapat menjadi tema bagi karya mereka. Tokoh pelukis yang sering menggunakan alam sebagai objek seperti Basuki Abdullah, Raden Saleh Bustaman, Dullah, Pirngadi, Henk Ngantung, Wakidi, S. Sudjojono. Antara Manusia dengan Benda Benda-benda yang berada di sekitar kita bisa menjadi objek lukisan yang mengesankan karena memiliki keunikan tersendiri bagi para pelukis, sehingga menjadikan benda-benda tersebut menjadi objek lukisannya. Keunikan benda-benda tersebut ada yang berbentuk silindris, kubistis, organis atau berbentu bebas. Bentuk benda tersebut seperti gelas, cangkir, kendi, teko, vas bunga, guci, botol, sepatu, lemari, meja-kursi, buah-buahan, bungan dan lainnya. Bentuk-bentuk benda tersebut juga yang melahirkan imajinasi akan bentuk-bentuk lainnya yang tidak terpikirkan sebelumnya. Antara Manusia Dengan Aktifitasnya Aktifitas manusia dalam kehidupan sehari-hari yang beragam membuat perupa ingin mengabadikan kegiatan tersebut dalam media lukisnya. Lukisan menjadi sesuatu yang menarik apabila dalam mengambil sudut pandang aktifitas dapat disusun sesuai dengan komposisi dan proporsi yang baik disertai dengan efek gelap terang yang tepat. Aktifitas manusia disini seperti kegiatan menari, membajak sawah, berburu, jual beli di pasar, menggembala ternak dan aktifitas lainnya. Tokoh pelukisnya antara lain Barli Sasmita Winata, dan Dullah. Antara Manusia dengan Alam Khayal Ide, imajinasi atau khayalan sering melintas dalam pikiran kita baik itu secara sadar maupun tidak sadar seperti saat kita tidur. Khayalan yang muncul di benak perupa kadang diwujudkan dalam suatu karya seni. Hasil karya seni rupa seperti ini sering disebut dengan karya seni surealisme. Tema ini merupakan tema yang paling banyak digunakan oleh seniman-seniman yang menghasilkan karya lukisan abstrak. Tokoh seni lukis dengan tema ini antara lain Salvador Dali, Ivan Sagita, Lucia Hartini dan lain-lain. Ide atau gagasan seorang seniman dalam menghasilkan karya seni rupa murni dipengaruhi banyak hal diantaranya suasana hati, waktu, latar belakang budaya, dan sebagainya yang mempengaruhi mereka baik secara langsung maupun tidak langsung. Tema yang diangkat menjadi karya seni rupa umumnya berhubungan langsung dengan faktor-faktor tersebut. Lahirnya sebuah karya seni rupa murni yang mengagumkan tidak terlepas dari ide atau gagasan seniman yang mampu mengangkat suatu tema dan menampilkannya dalam bentuk goresan dan warna.Dalamdunia seni rupa, tema diartikan sebagai pelajaran, ide fundamental, atau pesan universal yang dieksplorasi di seluruh karya. Biasanya, tema dalam seni rupa lebih tersirat daripada dinyatakan secara eksplisit. Temanya bisa tentang kehidupan, masyarakat, sifat manusia, atau subjek lainnya. - Definisi seni berbeda-beda menurut para ahlinya. Seni pada umumnya merupakan wujud dari budaya dan perasaan manusia. Dalam buku yang ditulis oleh Dyastiningrum Antropologi Kelas XI Untuk SMA dan MA Program Bahasa 20093, dijelaskan beberapa definisi seni menurut beberapa ahli. Suharto Rijoatmojo dalam buku Ethnologie, menyatakan kesenian adalah segala sesuatu ciptaan manusia untuk memenuhi atau untuk menunjukkan rasa keindahan. Kesenian merupakan hasil dari unsur budaya manusia, yaitu rasa. Sedangkan menurut Alexander Alland, sebagaimana dituliskan Marvin Harris, menyatakan bahwa kesenian adalah bermain dengan menghasilkan bentuk transformasi representatif yang estetik. Pengertian Seni Rupa Dyastiningrum dalam Antropologi Kelas XI Untuk SMA dan MA Program Bahasa 20094, mengungkapkan bahwa seni rupa merupakan cabang seni yang membentuk karya seni dan bisa ditangkap oleh mata serta dirasakan dengan rabaan. Kesan yang diberikan oleh seni rupa merupakan hasil olahan dari konsep garis, bidang, bentuk, volume, warna, tekstur, dan pencahayaan dengan acuan estetika. Dapat disimpulkan bahwa sebagian besar nilai keindahan pada karya seni rupa mengandalkan kekuatan visual. Jenis, Contoh, dan Macam-Macam Seni Rupa Jenis seni rupa dapat dibedakan berdasarkan ukuran, fungsi, dan waktu. Berdasarkan ukurannya seni rupa dibedakan menjadi dua, yaitu seni rupa dua dimensi panjang dan lebar dan seni rupa tiga dimensi panjang, lebar, dan tinggi. Berdasarkan fungsinya dapat dibedakan menjadi dua, yaitu seni rupa murni dan seni rupa terapan. Menurut Dyastiningrum dalam Antropologi Kelas XI Untuk SMA dan MA Program Bahasa 20095 ada berbagai macam bidang seni rupa, yaitu Seni Rupa Murni Seni rupa murni adalah bidang seni rupa yang mengutamakan cipta, rasa, dan karsa manusia pada sesuatu yang indah untuk mengekspresikan diri. Contoh yang tergolong seni rupa murni antara lain seni lukis, seni grafis, seni patung, seni instalasi, seni keramik, seni film, dan seni fotografi. Seni Rupa Terapan Seni Kriya Seni rupa terapan adalah bidang seni rupa yang menciptakan karya yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan manusia. Contoh yang tergolong seni kriya adalah kriya tekstil, kriya kayu, kriya keramik, dan kriya rotan. Desain Seni rupa desain merupakan bidang seni rupa yang mempelajari rancang bangun atau bentuk suatu karya seni. Contoh yang tergolong dalam seni rupa desain antara lain arsitektur, desain grafis, desain interior, desain busana, dan desain produk. Berdasarkan waktunya, menurut Puji Lestari dalam Antropologi 2 Untuk SMA dan MA Kelas XII 20093 dapat dilihat dari perkembangan seni lukis dari masa ke masa. Seperti misalnya, Seni lukis zaman prasejarah; Seni lukis zaman klasik; Seni lukis zaman pertengahan; Seni lukis zaman renaissance. Unsur Seni Rupa Unsur seni rupa yang membuat karya seni tersebut menjadi estetis dapat dilihat dari Warna; Titik; Garis; Bidang; Bentuk; Unsur tekstur; Ruang. Baca juga Apa Saja Fungsi Seni di Masyarakat Seni Rupa, Sastra, Pertunjukan 83 Pelukis Ikut Pameran Virtual "Harmoni Seni Rupa Jawa Timur" - Pendidikan Kontributor Abraham WilliamPenulis Abraham WilliamEditor Alexander Haryanto .