JAKARTA, - Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa'adi memimpin dan menandatangani deklarasi yang dilakukan sejumlah tokoh agama, Senin 27/9/2021. Deklarasi yang bertajuk "Deklarasi Agama-Agama untuk Indonesia yang Adil dan Damai" itu ditandatangani oleh Abdul Muqsith Ghozali dari Majelis Ulama Indonesia MUI, Pendeta Gomar Gultom dari Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia PGI, Rm Antonius Suyadi dari Konferensi Waligereja Indonesia KWI. Kemudian, I Nyoman Widia dari Parisada Hindu Dharma Indonesia PHDI, Gouw Ceng Sun dari Perwakilan Umat Buddha Indonesia Walubi, dan Ws. Mulyadi dari Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia Matakin. Baca juga Anggota Komisi I Minta Kemenkominfo Segera Tutup Konten Penghinaan Agama dan Ras di Internet "Kami mengapresiasi pernyataan sikap para tokoh agama yang dituangkan dalam deklarasi. Deklarasi ini sejalan dengan ikhtiar pemerintah dalam penguatan moderasi beragama yang berprinsip pada nilai-nilai keadilan dan keseimbangan," ujar Zainut dikutip dari siaran pers, Senin 27/9/2021. Zainut mengatakan, pada era transformasi digital masyarakat dihadapkan dengan tantangan menguatnya populisme agama. Selain itu, maraknya hoaks dan ujaran kebencian juga berpotensi menimbulkan konflik horizontal. Oleh karena itu, deklarasi tersebut menurutnya akan sangat membantu pemerintah memperkuat moderasi agama. "Hal ini perlu diperkuat dengan memperluas akses setiap individu untuk dapat mempelajari agamanya secara komprehensif sehingga tidak terjebak pada klaim kebenaran atas perbedaan pada aspek yang furuiyah, bukan bagian dari pokok agama," kata dia. Baca juga Menilik Kembali 10 Kota di Indonesia yang Punya Nilai Toleransi TertinggiZainut mengatakan, penguatan moderasi beragama mengacu pada sikap dan praktik keagamaan yang memiliki komitmen kebangsaan, penghormatan terhadap kearifan lokal, toleran, dan mengutamakan praktik beragama tanpa kekerasan. Menurut dia, kehidupan beragama yang sehat, harmonis, dan rukun adalah modal sosial yang dibutuhkan dalam proses pembangunan bangsa. "Moderasi beragama harus dapat mewarnai proses penataan dan pengembangan seluruh kehidupan masyarakat,” ucap dia. Baca juga Akses Konten Negatif Terkait SARA Diputus, Menkominfo Tak Ada Ruang bagi Penista Agama Adapun isi Deklarasi Agama-agama untuk Indonesia yang Adil dan Damai tersebut antara lain meyakini agama-agama di Indonesia hadir membawa misi kemanusiaan, keadilan, persatuan, dan perdamaian untuk seluruh umat manusia tanpa kecuali. Kemudian, seluruh agama di Tanah Air menetapkan bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 adalah bentuk final sebagai kesepakatan bangsa yang tidak boleh diubah siapa pun. Para tokoh agama juga berjanji mempertahankan tetap tegaknya NKRI, Pancasila, UUD 1945, dan prinsip Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan bersama di Indonesia sebagai panggilan ajaran keagamaan kami. Mereka juga sepakat meningkatkan kualitas kerukunan, toleransi, dan kebersamaan antar umat agama dalam menyelesaikan segala problematika sosial. Terakhir, para tokoh agama tersebut juga bertekad hidup bersama secara rukun, damai, dan adil dalam keragaman agama. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mari bergabung di Grup Telegram " News Update", caranya klik link kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.Doabersama para ulama Jawa Barat di Cianjur dan dukungan ke Ganjar Pranowo, Kamis (21/7/2022) WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Para Ulama dan Kiai di Jawa Barat mendeklarasikan dukungan kepada Ganjar untuk menjadi Presiden Indonesia periode 2024-2029, di Aula Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Riyadl, Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Kamis (21/7
Karenaitu, apapun yang sedang kita gumulkan saat ini, mari, bangkit dalam doa dan deklarasi profetik yang kuat. Jangan bersunggut-sunggut, jangan menggerutu ataupun berkata-kata yang negatif. Tetapi perkatakan janji Tuhan dengan kuat. Percayalah, iman di dalam Tuhan tidak akan pernah mengecewakan. Amin.DENPASAR, BALI EXPRESS – Forum Pemuda Nusantara melaksanakan Doa dan Deklarasi Kebangsaan di Monumen Bajra Sandi, Renon, Denpasar, Rabu 2/6. Kegiatan yang melibatkan 40 orang dari berbagai etnis yang ada di Indonesia itu, digelar oleh pemuda lintas etnis. Dalam deklarasi tersebut, pemuda lintas etnis itu, juga menggunakan pakaian tradisional daerah masing-masing. Koordinator Lapangan kegiatan tersebut, Rovin Bou, menyampaikan kegiatan digagas Forum Pemuda Nusantara wilayah Bali. Bertujuan untuk membangkitkan semangat nasionalisme dari Bali untuk Indonesia. “Harapannya agar kegiatan seperti ini terus dilaksanakan, karena kita tahu Indonesia saat ini ada kelompok tertentu yang sengaja mengganggu kedaulatan negara,” paparnya. Pria dari Nusa Tenggara Timur ini menambahkan, pihaknya mengumpulkan pemuda dari berbagai etnis, selanjutnya menampilkan miniatur Indonesia. Melibatkan 15 organisasi lintas etnis yang perwakilan berjumlah 40 orang. Mereka berkegiatan tetap menerapkan protokol kesehatan. Bahkan, sebelum melakukan deklarasi, peserta wajib mengikuti rapid tes. “Ada 15 organisasi. Setiap organisasi hanya dua orang perwakilan saja. Tujuan dari kegiatan ini untuk menjaga persatuan, ” tegas Rovin. Agenda yang dilaksanakan di depan Monumen Bajra Sandi Renon, doa bersama, menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan teks Pancasila dan beberapa perwakilan etnis membacakan deklarasi. “Deklarasi yang bertujuan untuk menjaga kedaulatan serta membangkitkan nasionalisme,” tandasnya. DENPASAR, BALI EXPRESS – Forum Pemuda Nusantara melaksanakan Doa dan Deklarasi Kebangsaan di Monumen Bajra Sandi, Renon, Denpasar, Rabu 2/6. Kegiatan yang melibatkan 40 orang dari berbagai etnis yang ada di Indonesia itu, digelar oleh pemuda lintas etnis. Dalam deklarasi tersebut, pemuda lintas etnis itu, juga menggunakan pakaian tradisional daerah masing-masing. Koordinator Lapangan kegiatan tersebut, Rovin Bou, menyampaikan kegiatan digagas Forum Pemuda Nusantara wilayah Bali. Bertujuan untuk membangkitkan semangat nasionalisme dari Bali untuk Indonesia. “Harapannya agar kegiatan seperti ini terus dilaksanakan, karena kita tahu Indonesia saat ini ada kelompok tertentu yang sengaja mengganggu kedaulatan negara,” paparnya. Pria dari Nusa Tenggara Timur ini menambahkan, pihaknya mengumpulkan pemuda dari berbagai etnis, selanjutnya menampilkan miniatur Indonesia. Melibatkan 15 organisasi lintas etnis yang perwakilan berjumlah 40 orang. Mereka berkegiatan tetap menerapkan protokol kesehatan. Bahkan, sebelum melakukan deklarasi, peserta wajib mengikuti rapid tes. “Ada 15 organisasi. Setiap organisasi hanya dua orang perwakilan saja. Tujuan dari kegiatan ini untuk menjaga persatuan, ” tegas Rovin. Agenda yang dilaksanakan di depan Monumen Bajra Sandi Renon, doa bersama, menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan teks Pancasila dan beberapa perwakilan etnis membacakan deklarasi. “Deklarasi yang bertujuan untuk menjaga kedaulatan serta membangkitkan nasionalisme,” tandasnya. Untukdiketahui, dalam tiga bulan berdiri Rampai Nusantara saat ini telah melakukan deklarasi di 10 wilayah Indonesia yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, Lampung, Jawa Tengah, DIY, Banten, Riau, Jawa Rakyat Merdeka - Gus-Gus Nusantara GGN di Kabupaten Blitar mendeklarasikan dukungan kepada Ganjar Pranowo agar menjadi Presiden RI 2024. Mereka juga menggelar gebyar sholawat dan doa bersama untuk kebaikan Indonesia. Kegiatan yang dihadiri ribuan orang dari mulai Gus-Gus, ulama, ustad, santri hingga masyarakat umum itu, digelar di Lingkungan Garum, Desa Sumber, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, Provinsi Jawa Timur. "Kami gelar sholawat dan doa bersama untuk keselamatan Indonesia, supaya rakyat Indonesia lebih makmur dan sejahtera, sekaligus deklarasi kepada Bapak Ganjar Pranowo agar menjadi Presiden RI 2024," ujar Koordinator Gus-Gus Nusantara Jawa Timur, Gus Alwy Hasan usai kegiatan, Sabtu 17/12 malam. Dalam doa mereka juga terselip permohonan agar Indonesia diberi pemimpin yang baik, cinta rakyat, nasionalis, religius, menjunjung tinggi toleransi, mengusung moderasi beragama dan peduli pada kalangan pesantren. Menurut mereka, sosok pemimpin itu ialah Ganjar Pranowo yang saat ini menjadi gubernur Jawa Tengah Jateng. Baca juga 7 Ribu Pengemudi Ojol Se-Jabodetabek Dan Cikarang Kompak Dukung Ganjar PresidenMenurut Gus Alwy, program Ganjar di Jateng sudah terbukti membawa perubahan ke arah yang lebih baik bagi masyarakat diantaranya program insentif guru agama di Jateng yang digagas Ganjar. Ganjar memberikan bantuan insentif kepada pengajar agama di Jateng. Bantuan senilai Rp 281,1 miliar. Bantuan itu dibagi menjadi dua, yakni bantuan insentif senilai Rp 254,2 miliar untuk para pengajar keagamaan. Kemudian, Bantuan Operasional Sekolah, Daerah kepada Madrasah Aliyah, senilai Rp 26,8 miliar. Bantuan untuk pengajar agama Islam di Madrasah Diniyah, Pondok Pesantren dan TPQ, Sekolah Minggu Kristen/Katolik, Pasraman Hindu, dan Vijjalaya Buddha. "Pak Ganjar dekat dengan ulama, mengayomi masyarakat, Bapak Ganjar menggaji guru-guru agama bahkan lintas agama," ujar Pengasuh Pondok Pesantren Al Falah Trenceng, Tulungagung ini. Baca juga Gelar Pelatihan Kilat MembatikMenurut Gus Alwy, Ganjar merupakan pemimpin yang patut ditiru karena gajinya diberikan kepada masyakat melalui Baznas di Jateng. "Pak Ganjar gajinya tidak diambil, disumbangkan untuk masyarakat melalui Baznas. Pak Ganjar sangat memperhatikan keluhan terhadap masyarakat kecil," ucapnya. Ganjar juga menggulirkan program untuk masyarakat, di antaranya Mesra dengan Ganjar Melindungi Seluruh Pekerja dengan Gerakan Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, bantuan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni RLTH, Kartu Jateng Sejahtera hingga bantuan listrik murah bagi keluarga tak mampu. Dalam deklarasi, Gus-Gus Nusantara di Blitar berkomitmen menjunjung tinggi nilai-nilai keindonesiaan dalam menciptakan kerukunan dan menghindari perpecahan. Mereka siap menjaga nama baik Ganjar dan mensosialisasikan program kerja Ganjar kepada semua lapisan masyarakat. Baca juga Loyalis Emak-Emak Di Sulawesi Selatan Memperkuat Dukungan Ganjar Pranowo Presiden 2024"Siap mendorong dan program Bapak Ganjar Pranowo untuk mewujudkan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat Indonesia," tutur Koordinator Gus-Gus Nusantara Kab. Blitar, Gus Sutrisno Ahmad saat membacakan deklarasi yang diikuti para peserta. Gus-Gus Nusantara juga turut membagikan makanan, peci hingga totebag terkait Ganjar Pranowo Presiden 2024. Update berita dan artikel menarik lainnya di Google News Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Pengamatpolitik Ujang Komarudin mengatakan dengan deklarasi lebih awal dapat memberikan pendidikan politik kepada rakyat. TRIBUNNEWS, JAKARTA - Deklarasi koalisi partai politik (parpol) disusul Ratusan orang mulai dari Gus-Gus, ulama, ustaz, santri hingga masyarakat umum berdoa untuk Indonesia yang digelar di Lingkungan Garum, Desa Sumber, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar. Foto Dok. IstimewaGus-Gus Nusantara GGN di Kabupaten Blitar mendeklarasikan dukungan kepada Ganjar Pranowo agar menjadi Presiden RI 2024. Mereka juga menggelar gebyar sholawat dan doa bersama untuk kebaikan yang dihadiri ribuan orang mulai Gus-Gus, ulama, ustaz, santri hingga masyarakat umum itu, digelar di Lingkungan Garum, Desa Sumber, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, Provinsi Jawa Timur."Kami gelar sholawat dan doa bersama untuk keselamatan Indonesia, supaya rakyat Indonesia lebih makmur dan sejahtera, sekaligus deklarasi kepada Bapak Ganjar Pranowo agar menjadi Presiden RI 2024," ujar Koordinator Gus-Gus Nusantara Jawa Timur, Gus Alwy Hasan usai kegiatan, Sabtu 17/12/2022 doa mereka juga terselip permohonan agar Indonesia diberi pemimpin yang baik, cinta rakyat, nasionalis, religius, menjunjung tinggi toleransi, mengusung moderasi beragama dan peduli pada kalangan pesantren. Menurut mereka, sosok pemimpin itu ialah Ganjar Pranowo yang saat ini menjadi gubernur Jawa Tengah Jateng.Menurut Gus Alwy, program Ganjar di Jateng sudah terbukti membawa perubahan ke arah yang lebih baik bagi masyarakat di antaranya program insentif guru agama di Jateng yang digagas memberikan bantuan insentif kepada pengajar agama di Jateng. Bantuan senilai Rp 281,1 miliar. Bantuan itu dibagi menjadi dua, yakni bantuan insentif senilai Rp 254,2 miliar untuk para pengajar keagamaan. Kemudian, Bantuan Operasional Sekolah, Daerah kepada Madrasah Aliyah, senilai Rp 26,8 untuk pengajar agama Islam di Madrasah Diniyah, Pondok Pesantren dan TPQ, Sekolah Minggu Kristen/Katolik, Pasraman Hindu, dan Vijjalaya Buddha."Pak Ganjar dekat dengan ulama, mengayomi masyarakat, Bapak Ganjar menggaji guru-guru agama bahkan lintas agama," ujar Pengasuh Pondok Pesantren Al Falah Trenceng, Tulungagung Gus Alwy, Ganjar merupakan pemimpin yang patut ditiru karena gajinya diberikan kepada masyarakat melalui Baznas di Jateng."Pak Ganjar gajinya tidak diambil, disumbangkan untuk masyarakat melalui Baznas. Pak Ganjar sangat memperhatikan keluhan terhadap masyarakat kecil," dari Gus-Gus Nusantara di Blitar untuk Ganjar Pranowo agar terpilih menjadi Presiden Indonesia 2024. Foto Dok. IstimewaGanjar juga menggulirkan program untuk masyarakat, di antaranya Mesra dengan Ganjar Melindungi Seluruh Pekerja dengan Gerakan Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, bantuan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni RLTH, Kartu Jateng Sejahtera hingga bantuan listrik murah bagi keluarga tak deklarasi, Gus-Gus Nusantara di Blitar berkomitmen menjunjung tinggi nilai-nilai keindonesiaan dalam menciptakan kerukunan dan menghindari siap menjaga nama baik Ganjar dan mensosialisasikan program kerja Ganjar kepada semua lapisan masyarakat."Siap mendorong dan program Bapak Ganjar Pranowo untuk mewujudkan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat Indonesia," tutur Koordinator Gus-Gus Nusantara Kab. Blitar, Gus Sutrisno Ahmad saat membacakan deklarasi yang diikuti para Nusantara juga turut membagikan makanan, peci hingga totebag terkait Ganjar Pranowo Presiden 2024.
DeklarasiUntuk Indonesia. Penulis. Admin PMB LIPI. -. 1 April 2014. 0. 301. Semua pertanyaan dan spekulasi itu terjawab sudah. Tanpa perayaan, jauh dari hiruk-pikuk symbol kepolitikan Jakarta, PDI Perjuangan mengumumkan Joko Widodo alias Jokowi sebagai calon Presiden 2014.
Gus-Gus Nusantara GGN di Kabupaten Blitar mendeklarasikan dukungan kepada Ganjar Pranowo agar menjadi Presiden RI 2024. Mereka juga menggelar gebyar sholawat dan doa bersama untuk kebaikan Indonesia. Baca Juga Lima Komisioner Bawaslu Jember Dinyatakan Tidak Terbukti Langgar Etik Pegawai Pajak Kembali Ditahan KPK, Masyarakat Diminta Tidak Putus Asa Bayar Pajak WHO Pada Waktunya, Akan Muncul Virus yang Tidak Dapat Dikendalikan Oleh Kita Kegiatan yang dihadiri ribuan orang dari mulai Gus-Gus, ulama, ustad, santri hingga masyarakat umum itu, digelar di Lingkungan Garum, Desa Sumber, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, Provinsi Jawa Timur. "Kami gelar sholawat dan doa bersama untuk keselamatan Indonesia, supaya rakyat Indonesia lebih makmur dan sejahtera, sekaligus deklarasi kepada Bapak Ganjar Pranowo agar menjadi Presiden RI 2024," ujar Koordinator Gus-Gus Nusantara Jawa Timur, Gus Alwy Hasan usai kegiatan, Sabtu 17/12 malam. Dalam doa mereka juga terselip permohonan agar Indonesia diberi pemimpin yang baik, cinta rakyat, nasionalis, religius, menjunjung tinggi toleransi, mengusung moderasi beragama dan peduli pada kalangan pesantren. Menurut mereka, sosok pemimpin itu ialah Ganjar Pranowo yang saat ini menjadi gubernur Jawa Tengah Jateng. Menurut Gus Alwy, program Ganjar di Jateng sudah terbukti membawa perubahan ke arah yang lebih baik bagi masyarakat diantaranya program insentif guru agama di Jateng yang digagas Ganjar. Ganjar memberikan bantuan insentif kepada pengajar agama di Jateng. Bantuan senilai Rp 281,1 miliar. Bantuan itu dibagi menjadi dua, yakni bantuan insentif senilai Rp 254,2 miliar untuk para pengajar keagamaan. Kemudian, Bantuan Operasional Sekolah, Daerah kepada Madrasah Aliyah, senilai Rp 26,8 miliar. Bantuan untuk pengajar agama Islam di Madrasah Diniyah, Pondok Pesantren dan TPQ, Sekolah Minggu Kristen/Katolik, Pasraman Hindu, dan Vijjalaya Buddha. "Pak Ganjar dekat dengan ulama, mengayomi masyarakat, Bapak Ganjar menggaji guru-guru agama bahkan lintas agama," ujar Pengasuh Pondok Pesantren Al Falah Trenceng, Tulungagung ini. Menurut Gus Alwy, Ganjar merupakan pemimpin yang patut ditiru karena gajinya diberikan kepada masyakat melalui Baznas di Jateng. "Pak Ganjar gajinya tidak diambil, disumbangkan untuk masyarakat melalui Baznas. Pak Ganjar sangat memperhatikan keluhan terhadap masyarakat kecil," ucapnya. Ganjar juga menggulirkan program untuk masyarakat, di antaranya Mesra dengan Ganjar Melindungi Seluruh Pekerja dengan Gerakan Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, bantuan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni RLTH, Kartu Jateng Sejahtera hingga bantuan listrik murah bagi keluarga tak mampu. Dalam deklarasi, Gus-Gus Nusantara di Blitar berkomitmen menjunjung tinggi nilai-nilai keindonesiaan dalam menciptakan kerukunan dan menghindari perpecahan. Mereka siap menjaga nama baik Ganjar dan mensosialisasikan program kerja Ganjar kepada semua lapisan masyarakat. "Siap mendorong dan program Bapak Ganjar Pranowo untuk mewujudkan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat Indonesia," tutur Koordinator Gus-Gus Nusantara Kab. Blitar, Gus Sutrisno Ahmad saat membacakan deklarasi yang diikuti para peserta. Gus-Gus Nusantara juga turut membagikan makanan, peci hingga totebag terkait Ganjar Pranowo Presiden 2024. Baca Juga PDIP-Gerindra CLBK, Duet Prabowo-Puan Untuk 2024 Makin Kuat Terpilih Jadi Gubernur Terpopuler di AHI 2022, Ini Jurus Khofifah Hadapi Era Disrupsi Teknologi Informasi Jadi Penasihat Hukum Putri CandrawathiAda, Pengamat Mestinya Febri Diansyah Konsisten di Jalur Idealis
.